QUEEN – ACOUSTIC: Ketika Suara Besar Jadi Lebih Dekat

Sebuah album untuk sore yang tenang. Queen menunjukkan bahwa di balik suara besar mereka, selalu ada hati yang lembut menunggu untuk didengar.

Oleh: JUNIOR EKA PUTRO

Acoustic bukan album baru dalam arti sebenarnya, tapi sebuah kurasi dari Brian May dan Roger Taylor untuk menunjukkan sisi lain Queen. Bukan yang megah dan teatrikal seperti A Night at the Opera, melainkan versi yang lebih sederhana dan tenang. Queen dalam mode akustik.

Album ini berisi sepuluh lagu dari berbagai periode, sebagian besar versi remaster dari rilisan lama, dengan tambahan satu mix baru, The Night Comes Down (2024 Mix). Lagu-lagu seperti ’39, Who Needs You, dan Is This the World We Created…? memang sudah punya karakter lembut sejak awal, tapi lewat kompilasi ini, keduanya terasa seperti ditempatkan di ruang yang lebih fokus.

Brian May dan Roger Taylor tidak mencoba menciptakan ulang Queen, tapi ingin mengingatkan bahwa band ini bukan hanya soal suara besar dan panggung megah. Queen juga punya sisi folk, hangat, dan penuh melodi. Some Day One Day dan Leaving Home Ain’t Easy memperlihatkan hal itu dengan jelas. Aransemen yang ringan tapi kuat secara emosional.

Overall, Acoustic bukan kompolasi yang mengejutkan, tapi menyenangkan untuk didengar. Ini bukan album yang berusaha mengguncang dunia, tapi semacam jeda yang memberi ruang untuk mengenal Queen lewat gitar kayu dan harmoni sederhana.

Nilai: 7,5 / 10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *