Lomba Sihir – Obrolan Jam 3 Pagi (2025): Saat Musik Jadi Sahabat di Tengah Sunyi

Setelah tiga tahun sejak album pertamanya, Lomba Sihir kembali lewat Obrolan Jam 3 Pagi (2025) — sebuah karya yang terasa seperti percakapan rahasia di tengah malam. Musiknya pelan, intim, dan jujur; penuh ruang untuk berpikir dan bernapas.

Oleh: JUNIOR EKA PUTRO

Dari judulnya saja, sudah ketebak. Jam 3 pagi adalah jam di mana semua orang terlelap, tapi ada sebagian dari kita yang masih sibuk berhadapan dengan diri sendiri.

Musiknya lebih pelan, lebih intim, dan lirik-liriknya penuh dengan kegelisahan yang nggak selalu punya jawaban. Band ini seolah bilang, “nggak apa-apa kalau kamu lagi bingung, kami juga kadang begitu.”

Perbedaan paling terasa dibanding album pertama adalah kedewasaan. Kalau dulu Lomba Sihir kadang terdengar jenaka, bahkan sarkastik, kali ini mereka memilih lebih jujur dan apa adanya.

Gitar, piano, hingga jeda di antara bait terasa seperti napas yang berat tapi tulus. Dengarkan lagu seperti “Satu Jam Terpanjang” atau “Andai Saja”, kamu akan menemukan band yang berani tampil rapuh, tanpa harus kehilangan identitas pop alternatifnya.

Tentu saja, pilihan ini berisiko. Buat sebagian orang, album ini bisa terasa lambat, bahkan ada lagu yang sekilas terdengar seperti pengisi. Nggak ada ledakan hook yang instan nempel di kepala.

Tapi justru itu yang menjadi pembeda. Album ini nggak dirancang untuk didengarkan sepotong-sepotong. Ia baru terasa utuh ketika dijalani dari awal sampai akhir, seperti perjalanan emosional yang penuh naik-turun.

Pada akhirnya, Obrolan Jam 3 Pagi bukan untuk semua telinga. Tapi bagi mereka yang pernah terjaga di tengah malam, penuh tanya dan rasa sepi, album ini akan terasa dekat.

Jelas bukan teman untuk berdansa. Rasanya seperti sahabat yang duduk di sampingmu ketika dunia sedang hening. Dan di situ, Lomba Sihir menunjukkan bahwa musik bisa lebih dari sekadar hiburan, menjadi cermin kecil tempat kita melihat diri sendiri dan berintrospeksi.

8/10 dari saya buat album ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *