EVERYONE’S STAR: 5SOS Dewasa yang Masih Mau Bersenang-senang
Everyone’s Star adalah bukti 5 Seconds of Summer masih berani mencoba hal baru, masih punya hook kuat, dan album ini pas buat dimainkan penuh saat road trip malam.
Oleh: JUNIOR EKA PUTRO
Saya baru selesai dengerin album ini, dan kesan pertamanya jelas: 5SOS sudah tumbuh. Namun, mereka masih pengin bersenang-senang.
Albumnya dibuka dengan energi yang langsung menggugah. Lagu-lagunya terasa seperti band yang pengin membuktikan dua hal: mereka nggak lagi hidup dari nostalgia hit lama, dan mereka juga nggak takut coba suara baru.
NOT OK dan Boyband ngasih gambaran itu. Ada rasa lucu, ada sindiran, ada kejujuran, tapi tetap catchy. Mereka kayak bilang, “Iya, kami sadar dulu dicap boyband. Sekarang? Terserah lah, kami cuma fokus bikin musik.”
Ada momen-momen di album ini yang terasa lebih dewasa. Liriknya lebih reflektif, nadanya lebih sadar diri, tapi produksinya justru makin playful. Elemen synth pop, sedikit funk, sedikit elektronik tersusun rapih tanpa menghilangkan jati diri pop-rock mereka.
Lagu seperti Telephone Busy dan The Rocks menunjukkan versi 5SOS yang udah nyaman sama usia mereka sekarang. Nggak pengin keliatan remaja selamanya, tapi juga nggak mau kehilangan spark yang bikin mereka meledak dulu.
Ada beberapa track yang terasa penuh, seperti mereka masukin banyak elemen dalam satu lagu karena lagi excited banget eksplor suara. Keliatan banget kalau mereka sangat easy going selama proses produksi. Mau bereksperimen dan menolak main aman.
Secara keseluruhan, EVERYONE’S A STAR! adalah pernyataan sederhana tapi penting dari 5SOS: bahwa di era sekarang, mereka sudah lebih dewasa, lebih fun, lebih bebas. Mereka nggak maksa jadi bintang, dan cuma mau ngasih unjuk bahwa setiap orang, termasuk kamu, memang pantas punya panggungnya sendiri.
Nilai: 8,3/10


