Skip to content

  • REVIEW
  • FEATURES
  • REPORTS
  • INTERVIEWS
  • DOWNLOADS
  • THE CREW
  • REVIEW
  • FEATURES
  • REPORTS
  • INTERVIEWS
  • DOWNLOADS
  • THE CREW

HOW DID I GET THERE: Louis Tomlinson dan Pertanyaan yang Dibiarkan Terbuka

Lewat How Did I Get There, Louis Tomlinson memilih jalur yang tenang dan reflektif. Album ini nggak mengejar ledakan emosi

Read More

MEGADETH Menyebut Namanya Sendiri

Lewat album bertajuk Megadeth, Dave Mustaine dan kawan-kawan memilih bicara apa adanya. Tanpa mengejar tren atau membungkus diri dengan nostalgia

Read More

LIESTYLE: EP Santai Ardi Minaj yang Nggak Banyak Gaya

Liestyleadalah rilisan yang nggak dibuat untuk ribut. Ardi Minaj nggak sedang mengejar viral Ia memilih jalur yang lebih tenang: musik

Read More

DISCO 5: Pet Shop Boys dan Seni Menari dengan Waktu

Pet Shop Boys, lewat Disco 5, memilih membuka lemari arsipnya, mengeluarkan potongan-potongan masa lalu, lalu merakit ulang dengan cahaya lampu malam.

Read More

AFGAN — RETROSPEKTIF: Merayakan Kedewasaan

“Retrospektif adalah musik untuk orang-orang yang mulai memahami bahwa kedewasaan itu sunyi.”

Read More

ONE MORE TIME: Pertemuan Dua Generasi yang Sama-Sama Nggak Mau Pulang

Ada kolaborasi yang terasa seperti dua dunia tabrakan. Berisik, spontan, tapi justru asik. One More Time, EP terbaru dari Aerosmith dan Yungblud, adalah salah satunya.

Read More

BABY: Dijon Mengubah Kekacauan Menjadi Keindahan

Dijon kembali. Kali ini bukan sebagai pendamping kolaborasi, melainkan sebagai intinya.

Read More

ANTHOLOGY 4: The Beatles Kembali untuk Mengajari Dunia Cara Mengingat

Ada rilisan Beatles yang terasa seperti dokumen sejarah. Ada yang terasa seperti penemuan arkeologi pop. Anthology 4 adalah keduanya,

Read More

EUNIKE TANZIL – THE FIRST OF EVERYTHING: Sebuah Curhat Colongan dengan Orkestra Mewah

Album ini seperti pembacaan buku harian yang ditulis bukan dengan tulisan, melainkan musik. Dahsyatnya, yang menjadi narator adalah sebuah orkestra besar. The First of Everything dari Eunike Tanzil ini menceritakan semua pengalaman “pertama” dalam hidupnya.

Read More

EVERYONE’S STAR: 5SOS Dewasa yang Masih Mau Bersenang-senang

Everyone’s Star adalah bukti 5 Seconds of Summer masih berani mencoba hal baru, masih punya hook kuat, dan album ini pas buat dimainkan penuh saat road trip malam.

Read More

WICKED : One Wonderful Night

Jika ada satu rilis album live yang sukses menjembatani nostalgia Broadway dan ekspektasi fandom film, maka Wicked: One Wonderful Night adalah jawabannya.

Read More

The Cranberries MTV Unplugged: Nostalgia Intim Tanpa Distorsi

The Cranberries MTV Unplugged 1995 akhirnya dirilis resmi — menyingkap sisi paling hening, paling jujur, dan mungkin paling abadi dari The Cranberries.

Read More

V I E : Doja Cat Kembali ke Pop dengan Gaya 80-an

Sebuah album yang nggak berteriak, tapi berbisik dengan penuh percaya diri. Vie adalah jeda yang indah dalam perjalanan seorang bintang yang sudah terlalu lama berlari.

Read More

LOVE CHANT: The Lemonheads Belajar Tersenyum Tanpa Pura-Pura

Sebuah bisikan lembut dari band yang pernah muda dan masih punya sesuatu untuk diceritakan

Read More

A VERY LAUFEY HOLIDAY: Ketika Salju Jatuh Bersama Suara yang Hangat

Ada hal yang nggak pernah berubah dari Laufey: ia selalu berhasil membuat waktu terasa melambat. Di A Very Laufey Holiday, ia nggak berusaha membuat lagu Natal yang megah, penuh lonceng dan paduan suara. Ia justru membisikkan musim dingin dengan kelembutan yang begitu manusiawi.

Read More

WINGS: Saat Paul McCartney Nggak Mengepak Sendiri

Album ini bukan sekadar “terbaik dari Wings”. Ini adalah penyusunan ulang narasi: bagaimana band ini bangkit, terbang, dan akhirnya mendarat.

Read More

Gema Bumantara: Ketika Warisan Selalu Bergema

Dato’ Sri Siti Nurhaliza kembali dengan album baru. Kali ini, ia datang sebagai ‘penjaga’ yang elegan, bukan cuma ‘bintang pop’ yang mengejar tren.

Read More

IT’S NOT THAT DEEP: Ketika Demi Lovato Akhirnya Tersenyum Tanpa Minta Maaf

Bagi banyak orang, album ini mungkin terdengar “biasa”. Tapi justru di situlah kekuatannya. Demi tidak lagi berusaha menyelamatkan dunia, dia hanya ingin menikmati keberadaannya.

Read More

ambiVert: Raisa dalam Dua Dimensi

Di album kelima Raisa yang bertajuk ambiVert dan dirilis Juni 2025 lalu, Raisa memilih untuk menurunkan ritme, mengendurkan kilau pop-besar, dan menggali kejujuran di balik sorotan.

Read More

GRAHAM REYNOLD- OST BLUE MOON: Ketika Musik Menjadi Cahaya yang Nggak Menyilaukan

Graham Reynolds selalu punya cara aneh untuk bikin musik terasa manusiawi. Di soundtrack Blue Moon, ia seperti berjalan di tengah malam New York, menelusuri lorong jazz dan kesunyian yang pernah dihuni Lorenz Hart, penulis lirik jenius yang hidupnya seindah sekaligus sesepi lagu-lagunya.

Read More
  • ← Sebelumnya

contact@dttmag.com
juniorekaputro@dttmag.com

Copyright © 2025 DengarTontonTulis