The Law According to Lidia Poët (S2): Ketika Perjuangan Nggak Lagi Butuh Panggung
Lidia Poët akhirnya kembali. Masih sama: pintar, keras kepala, dan terlalu maju untuk zamannya. Tapi di musim kedua ini, sesuatu
Read MoreLidia Poët akhirnya kembali. Masih sama: pintar, keras kepala, dan terlalu maju untuk zamannya. Tapi di musim kedua ini, sesuatu
Read MoreAda satu momen di setiap musisi besar ketika mereka berhenti membuktikan sesuatu pada dunia, dan mulai bermain untuk diri mereka sendiri. Buat Joey Alexander, momen itu ada di album Continuance.
Read MoreKalau kamu suka musik Indonesia, kamu harus tahu satu hal: hampir semua band yang kamu dengar hari ini, dari Slank sampai Dewa 19, dari Naif sampai Sheila on 7, berdiri di atas jalan yang dulu dibuka oleh empat bersaudara asal Tuban yang bernama Koes Plus.
Read MoreKalau Fábula berisi drama percintaan yang penuh air mata, lagu-lagu di “KOMA” jauh berbeda. “KOMA” bercerita tentang perjalanan batin Mahalini sendiri setelah ia vakum dan menjadi seorang ibu.
Read MoreBukan sekadar kisah misteri, Goosebumps: The Vanishing adalah perjalanan pulang menuju masa lalu yang belum benar-benar berakhir.
Read MoreDi era ketika satu lelucon bisa jadi headline global, musisi bukan cuma dituntut bernyanyi, tapi juga bertanggung jawab. Krisis datang tanpa undangan: kadang dari panggung yang ambruk, kadang dari caption yang salah arti. Tapi seperti nada minor dalam lagu, krisis selalu punya makna kalau kamu tahu cara mendengarkannya.
Read MoreGood News adalah sebuah karya satir yang effortless dalam menertawakan kerapuhan otoritas dan kegetiran kebenaran yang dimanipulasi.
Read MoreDaniel Caesar, dalam album terbarunya, Son of Spergy, mengajak kita memasuki sebuah ruang yang lebih sunyi dan privat.
Read MoreCokelat di Romantics Anonymous bukan sekadar makanan manis. Cokelat jadi bahasa cinta, jadi cara dua orang saling mendekat tanpa perlu banyak kata.
Read MoreSetelah beberapa tahun hidup di antara hit besar dan kritik yang nggak pernah berhenti, The Chainsmokers akhirnya menepi di EP Breathe.
Read MoreMusik di Indonesia nggak lahir dari panggung, tapi dari kehidupan. Sebelum ada nama “Indonesia”, bunyi sudah jadi bahasa yang menyatukan.
Read MoreEP 4 Mata, 5 Cerita dari Harra terasa seperti sebuah diary yang dibacakan dengan nada lembut.
Read MoreHanung Bramantyo kembali lewat Gowok: Kamasutra Jawa dengan tema yang jarang disentuh di film Indonesia.
Read MoreMusik punya cara sendiri untuk memindahkan pusat dunia. Dulu semua arah mengarah ke barat, kini Asia Tenggara jadi sorotan.
Read MoreDalam Abadi Nan Jaya, wabah zombi nggak datang dari laboratorium rahasia. Asal-usulnya justru muncul dari dapur jamu di desa kecil. Dari situ, cerita berputar di antara tradisi, keserakahan, dan bencana yang tumbuh dari niat baik yang salah arah.
Read MoreDari awal sampai akhir, album ini mengalun seperti kompilasi lawas yang penuh nostalgia: lembut, romantis, namun kurang mengejutkan.
Read MoreTujuh Oktober 2025. Di Saitama Super Arena, Foo Fighters tampil solo di Jepang untuk pertama kalinya setelah 17 tahun.
Read MoreSetelah tujuh tahun tanpa album baru, Lily Allen akhirnya kembali dengan West End Girl, sebuah album yang sangat pribadi. Oleh:
Read More“Biopics aren’t just about the music — they’re about the madness that made it possible.” Oleh: DJOKO ADNAN Tahun ini,
Read MoreIni bukan drama olahraga yang mengejar sorak-sorai tribun. Old Rookie mengajak kita duduk di bangku cadangan, menatap lapangan dari pinggir,
Read More