V I E : Doja Cat Kembali ke Pop dengan Gaya 80-an
Sebuah album yang nggak berteriak, tapi berbisik dengan penuh percaya diri. Vie adalah jeda yang indah dalam perjalanan seorang bintang yang sudah terlalu lama berlari.
Oleh: JUNIOR EKA PUTRO
Setelah fase Scarlet yang penuh amarah dan energi rap yang menggelegar, Doja Cat seperti menarik napas panjang di album ini. Dia masuk kembali ke ranah pop, tapi dengan pakaian baru: berkilau, funk, dengan sentuhan nostalgia delapan puluhan.
Dari lagu pertama, terasa kalau Vie bukan sekadar album pop biasa. Ada groove yang pelan tapi menggoda, dengan synthesizer yang menari lembut di antara suara Doja yang kini terdengar lebih sadar akan dirinya. Seolah sedang berkata, “Saya nggak perlu berteriak untuk didengar.”
Dalam “Jealous Type”, Doja memadukan sensualitas dengan humor halus, sementara “Take Me Dancing” yang dibawakannya bersama SZA terasa seperti udara sore di klub yang mulai kosong: manis, melankolis, tapi tetap hidup.
Jack Antonoff dan timnya di kursi produser berhasil membangun atmosfer retro yang nggak murahan. Ada banyak warna di sini: disko, R&B, sedikit funk, dan sentuhan jazz yang lembut. Tapi di tengah semua itu, tetap ada ruang kosong. Momen di mana Doja seolah masih mencari arah di antara dua dunia yang ia cintai: rap dan pop.
Kadang transisinya terasa canggung karena dia seakan sedang mencoba berdamai dengan dua sisi dirinya. Dan Vie jadi cermin proses tersebut.
Nilai: 7,5/10


