TOUGEN ANKI: Darah Oni, Dendam, yang Diwarnai Dejavu

Nonton Tougen Anki rasanya seperti diajak masuk ke dunia mitologi Jepang yang direkayasa jadi cerita anak muda bermasalah.

Oleh: JUNIOR EKA PUTRO

Shiki, bocah yang baru tahu kalau dirinya mewarisi darah Oni yang dianggap terkutuk , tiba-tiba terjebak dalam perang turun-temurun lawan Momotaro, keturunan pembasmi Oni. Dari situ, anime ini langsung narik atensi. Ada darah, ada kutukan, ada konflik identitas. Bagi penggemar shōnen, ini menu yang sudah akrab, tapi tetap menggoda buat dicicip.

Yang bikin betah mungkin adanya ketegangan sekaligus misteri di awal. Kita jadi bertanya-tanya, siapa Shiki sebenarnya? Kenapa warisan darahnya begitu penting, dan bagaimana dunia Oni-Momotaro ini ditenun ke setting modern?

Studio Hibari lumayan niat ngerender adegan aksinya, darah muncrat, efek energi, sampai ekspresi karakter yang bikin kita pengen terus nonton. Ada vibe Tokyo Ghoul ketemu Blue Exorcist, campuran yang lumayan seru.

Sayangnya, setelah beberapa episode, bakal banyak yang berpikir kalau Tougen Anki jatuh ke jebakan klise. Karakter sampingannya kadang kelewat stereotip. Ada yang dingin banget, ada yang kelewat keras kepala, ada juga yang kayak template shōnen sidekick.

Pace cerita juga bermasalah. Kadang mulus, kadang seret. Di satu sisi, kita penasaran sama misteri darah Oni, tapi di sisi lain, ada bagian yang bikin ngerasa kayak “oke, ini udah pernah ditonton di judul lain.”

Tapi ya, itulah Tougen Anki. Kalau kamu datang buat cari sesuatu yang bener-bener orisinal, mungkin bakal sedikit kecewa. Tapi kalau pengen ngerasain adrenalin pertarungan, plus mitologi Jepang yang di-twist jadi gelap, anime ini masih punya daya tarik. Buat saya pribadi, ini anime yang gampang ditonton, cukup nagih di awal, tapi harus sabar nerima kalau beberapa momennya nggak sekuat ekspektasi.

Saya kasih nilai 7/10. Menggoda buat yang doyan fantasi gelap shōnen, tapi kadang berasa dejavu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *