Rangga & Cinta (Original Motion Picture Soundtrack): Nostalgia yang Diperbarui, Bukan Diulang

Album Rangga & Cinta adalah nostalgia yang tahu cara bernafas di zaman baru. Bukan sekadar kumpulan lagu lama yang digosok ulang, tapi sebuah usaha untuk mempertemukan dua generasi.

Oleh: JUNIOR EKA PUTRO

Seperti filmnya, soundtrack ini nggak berusaha mengulang masa lalu, melainkan merayakan bagaimana kenangan bisa terdengar berbeda tanpa kehilangan rasanya.

Kolaborasi antara Melly Goeslaw dan Anto Hoed tetap menjadi inti dari seluruh proyek ini. Lagu-lagu klasik seperti Bimbang dan Tentang Seseorang diaransemen ulang dengan sentuhan yang lebih segar, lebih ngepop, lebih bersih, dan lebih urban. Vokal dari para pemeran film, termasuk Harleyava Princy dan El Putra Sarira, memberi nuansa personal yang jarang ditemui dalam soundtrack modern. Ada kesan seperti sedang mendengar surat cinta yang dibacakan ulang dengan suara yang sudah matang, tapi masih menyimpan getar muda yang sama.

Beberapa lagu baru seperti Rangga dan Cinta yang dibawakan Eva Celia dan Bilal Indrajaya, Untuk Rangga, dan Suara Hati Seorang Kekasihn ngasih unjuk kemampuan Melly sebagai penulis lagu yang tahu cara menyeimbangkan perasaan dan pop hook. Nada-nada manisnya nggak berlebihan, liriknya sederhana tapi efektif.

Meski begitu, di beberapa bagian album ini terasa terlalu berhati-hati. Produksinya kelewat rapi, tapi kadang kehilangan sedikit spontanitas yang dulu membuat soundtrack AADC begitu berani dan emosional. Ada rasa aman yang terlalu nyaman, seolah nostalgia dijaga agar nggak terlalu mengusik.

Di luar itu, Rangga & Cinta tetap punya daya pikat yang kuat. Setiap lagu terasa seperti fragmen kecil dari percakapan lama yang tiba-tiba kembali hidup. Ini adalah soundtrack yang tahu kapan harus diam dan kapan harus bicara. Musiknya nggak mencoba menutupi kenangan, tapi memperbaruinya dengan nada yang lebih lembut dan dewasa.

Bagi penggemar AADC, album ini adalah cara yang manis untuk kembali tanpa harus menoleh terlalu jauh ke belakang. Dan bagi generasi baru, ini adalah pintu masuk untuk memahami kenapa kisah Rangga dan Cinta begitu melekat di banyak hati.

Nilai: 8 dari 10.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *