4 Mata, 5 Cerita: Pop yang Jujur dan Hangat Didengar

EP 4 Mata, 5 Cerita dari Harra terasa seperti sebuah diary yang dibacakan dengan nada lembut dan membuai hati.

Oleh: JUNIOR EKA PUTRO

Ada lima lagu di album ini. Lima kisah kecil tentang cinta, ragu, dan keberanian untuk tumbuh. Harra, band asal Bandung, nggak berusaha terlihat keren atau rumit. Dan itu yang bikin EP ini terasa hangat.

Lagu pembuka Belum Bernyali langsung menunjukkan arah albumnya. Lagu yang sederhana tapi menyentuh. Suaranya lembut, liriknya seperti curhat seseorang yang belum siap jatuh cinta lagi.

Lalu Pelangi Selusin Warna datang dengan warna pop yang lebih cerah, seperti pagi yang baru. Temu Untuk Rindu dan Jurus Jitu membawa suasana manis yang akrab di telinga. Semua lagu mengalir santai, tanpa tekanan, seolah memang dibuat untuk menemani perjalanan atau leyeh-leyeh sore di kamar.

Yang paling menarik mungkin Tamasya di Angkasa. Lagu ini memberi ruang napas setelah empat cerita sebelumnya. Aransemen dan melodinya agak berbeda. Lebih terbuka dan memberi kesan lepas. Cocok jadi penutup yang sukses menghadirkan senyum kecil.

Kekurangan EP ini mungkin karena semua lagu ada di jalur yang mirip. Suasana dan temanya nyaris sama. Wajar kalua beberapa di antara kamu merasa “ah, ini nadanya lagi.” Tapi, bisa jadi, buat sebagian yang lain merasa itu bagian dari pesonanya. Harra tahu batasnya, dan mereka nggak berusaha memaksa sesuatu yang bukan diri mereka.

Secara keseluruhan, 4 Mata, 5 Cerita adalah pop manis yang nggak sok romantis. Musiknya ringan, liriknya jujur, dan semuanya terasa tulus. Bukan album yang bikin heboh dan punya kekuatan untuk menenangkan

Nilai: 7 / 10



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *